Jawaban singkat: KBLI 28160 adalah kode tingkat kelompok (5 digit) dalam KBLI 2025 dengan judul Industri Alat Pengangkat dan Pemindah. Kode 5 digit inilah yang dicantumkan pada NIB dan perizinan berusaha di OSS; pastikan uraian di bawah sesuai kegiatan usaha Anda yang sebenarnya.
Uraian resmi
Kelompok ini mencakup
- pembuatan mesin angkut, angkat, pemuat dan pembongkar yang digerakkan dengan tangan atau tenaga, seperti katrol kerek (alat kerek), winches, putaran/paksi jangkar dan dongkrak; derrick, crane, mobile lifting frame, staddle carriers dan lain-lain; truk kerja, baik yang memakai alat angkut dan alat angkat maupun tidak, baik yang tidak dilengkapi dengan pendorong maupun yang tidak, dan truk kerja yang digunakan dalam pabrik (termasuk alat angkut dengan tangan dan gerobak tangan); manipulator mekanik dan robot yang khusus dibuat untuk mengangkut, mengangkat, memuat dan membongkar; manipulator mekanis dan robot industri yang dirancang khusus untuk mengangkat, menangani, memuat atau membongkar;
- pembuatan pembuatan forklift tanpa awak dan robot serta pemuat/pembongkar muatan palet;
- pembuatan alat pengangkat dan pengangkut barang (conveyor) dan lain-lain;
- pembuatan lift, eskalator dan pemindah pejalan kaki (lantai bergerak);
- pembuatan bagian-bagian cocok digunakan untuk alat angkut dan alat angkat.
Kelompok ini juga mencakup
- pembuatan alat angkut otomatis dan alat angkat untuk gudang.
Kelompok ini tidak mencakup
- pembuatan mesin untuk pertanian vertikal, lihat subgolongan 2821; pembuatan alat pengangkut barang dan elevator yang bekerja terus menerus untuk penggunaan di bawah tanah, lihat subgolongan 2824; pembuatan peralatan sekop mekanik, alat penggali dan sekop pemuat, lihat subgolongan 2824; pembuatan robot industri untuk berbagai kegunaan, lihat subgolongan 2829;
- pembuatan derek truk, derek gerbong kereta, derek terapung, lihat subgolongan 2910, 3011, 3020;
- pemasangan lift dan elevator, lihat 4329.
Sumber: Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.